Selasa, 12 Maret 2013

Modifikasi Tampilan Widget LinkWithin

Silaturahmi ketetangga sebelah eee... akhirnya nemu juga yang dicari, lawong tampilan LinkWithin ketika disorot warnanya item semua, untung ada Non yang baik hati, gak tau namanya tapi blognya punya nama Prohomeideas *keren banget ya nama blognya* bahasa londo kayaknya hehehe....
OK.. Pada artikel ini aku akan berbagi bagaimana caranya memodifikasi tampilan widget LinkWithin agar ciamik dengan menggunakan CSS dan tentunya dengan pembahasan yang sangat mudah untuk dipahami oleh semua kalangan baik pemula apalagi profesional.

CSS dibawah ini akan mengatur tampilan LinkWithin seperti menghilangkan link logonya, hover backgroundnya, warna dan ukuran font serta jarak antara artikel satu dengan lainnya.

#linkwithin_logolink_0 {
display: none;
}

.linkwithin_posts {
width: 500px !important;
}

.linkwithin_posts a {
background: none !important;
border: none !important;
padding-right: 15px !important;
}

.linkwithin_hook {
background: none repeat scroll 0 0 transparent;
color: #4A4A4A;
font-family: verdana, sans-serif;
font-size: 13px;
font-weight: bold;
letter-spacing: -0.25px;
line-height: 45px;
margin-bottom: 10px;
}

.linkwithin_title {
color: #454545 !important;
font-family: verdana, sans-serif !important;
font-size: 12px !important;
line-height: 14px !important;
text-decoration: none;
}

.linkwithin_title:hover {
color: #888888 !important;
text-decoration: underline !important;
}

Sampeyan tinggal mengambil kode diatas untuk diterapkan kedalam blog sampeyan, apabila dirasa kurang pas sampeyan bisa memodifikasi sesuai dengan kondisi template bawaan blog kepunyaan sampeyan,semoga bermanfaat.

Minggu, 10 Maret 2013

Menciptakan Gambar Realistis Dengan Mesh Fill di CorelDRAW

Beberapa waktu yang lalu salah satu sahabat kita (indoCCom) yaitu Pak Koen Edward share sebuah karya di group dalam tajuk "Beda Gaya Beda Cerita", yang menurutku ini adalah karya yang spektakuler yang layak disejajarkan dengan karya-karya desainer profesional top lainnya.

Dibawah ini adalah hasil karyanya;

      Gambar original


      Gambar vector Pak Koen Edward, dikerjakan dengan CorelDRAW


Pada koleksi foto galeri dikronologinya beliau menuliskan beberapa kalimat yang bermakna seperti ini;
Untuk gradasi warna yg lebih njlimet, gunakan saja mesh fill tool pada CorelDRAW. Versi berapapun selama ada mesh-fillnya bisa. Tapi X6 yg paling sempurna.

Dan ada komentar tentang gambar tersebut dari Kang Choesny Muhammad yang masih terngiang di telinga, begini kira-kira kalimatnya;
Gambar tsb sudah mengungkapkan berjuta-juta kata pak Koen Edward.... kesabaran, talenta, intuisi, insting dan artistiknya sudah bisa dirasakan...

Pasti MasBro sekalian agak bingung mana foto yang asli dan mana yang vecor, jadi selama ini kita bisa menepis anggapan pada sebagian desainer yang terlalu mengagungkan bahkan mendewakan progran aplikasi tetangga. Jadi menurutku pada dasarnya aplikasi apapun kalau memang jago maka akan menghasilkan suatu gambar desain yang tidak mengecewakan.

Berikut adalah tips & tricks singkat dari Pak Koen Edward
Tips buat yang pengin nyoba meshfill wajah: mulai saja langsung dari wajahnya. Pelajari dulu pola gradasi warna dan gelap terangnya secara global. Abaikan dulu anggota wajah (mata, hidung dan bibir). Bikin anggota wajah secara terpisah. Awaki dengan bikin nodenya sesedikit mungkin, detil belakangan. Semoga membantu.
Berikut adalah bedah anatomi ala Pak Koen Edward, gambar tersebut mungkin masih bisa dieksplorasi detailnya dan untuk lebih afdolnya sampeyan bisa download di akhir postingan ini;


Semoga bermanfaat, sampeyan bisa download file CorelDRAW-nya dibawah ini sebagai refrensi untuk pembelajaran, salam vector.

DOWNLOAD (file .cdr X4, X5, X6)

Jumat, 08 Maret 2013

Membuat Efek Refleksi dan Riak Air dengan CorelDRAW

Versi : CorelDRAW X6 (bisa dengan versi dibawahnya)

Dalam tutorial CorelDRAW ini kita akan mempelajari cara mudah menambahkan efek refleksi air dan riak air yang realistis ke dalam gambar foto apa saja. Untuk membuat efek seperti ini dengan CorelDRAW sangatlah mudah dan kita dapat menambahkannya ke setiap foto yang kita suka, meskipun gambar yang kita punya tidak ada objek air sedikitpun didalamnya. Dalam tutorial ini mari kita bersama membuat efek refleksi air dan efek riak air.

Foto berikut ini adalah foto original yang akan kita beri efek refleksi air;


Setelah ada efek refleksi air dan riak air akan seperti foto dibawah ini;


Langkah 1 : Membuat Background

Sebagai Background kita membuat objek kotak dengan Rectangle tool yang letaknya di Toolbox, dan kita beri warna hitam dengan cara klik pada Color Palette pada pilihan warna hitam.


Selanjutnya Import foto dan letakkan pada posisi di atas background kotak warna hitam.


Langkah 2 : Duplikasi dan Mirror Objek Foto

Kemudian duplikat dengan transformations, fitur ini letaknya pada Menu Bar > Arrange > Transformations > dan pilih yang Scale and mirror atau cara singkat kita bisa tekan tombol Alt+F9 di keyboard dan pada kotak perintah docker atur seperti gambar dibawah in;


Setelah kita setting seperti diatas hasilnya seperti gambar dibawah ini.


Langkah 3 : Memberi Efek Transparan Pada Objek Foto

Selanjutnya seleksi pada objek foto hasil duplikasi dan pada Toolbox pilih Transparency tool;


Arahkan mouse diatas objek foto dan drag dengan arah diagonal ke bawah, sehingga akan tercipta efek transparan seperti terlihat pada gambar dibawah ini;


Langkah 4 : Memberi Efek Riak Air Pada Objek Foto

Untuk membuat efek riak air bisa menggunakan fitur Ripple yang letakknya pada Menu Bar > Bitmaps > Distort > pilih Ripple...


Atur pada kotak dialog dengan menggeser-geser slider dan tekan preview untuk melihat tampilan sementara, kalau dirasa sudah cukup sesuai yang kita harapkan klik OK.


Maka hasil akhir akan seperti gambar dibawah ini.


berikut adalah contoh lain yang penerapan efek sama persis pada gambar yang berbeda. Hal yang berubah di sini adalah efek refleksi hanya menambahkan sebagian dari gambar aslinya dan semuanya dilakukan dengan cara yang sama.


Selamat mencoba....

Selasa, 05 Maret 2013

Cara Memberi Warna Pada Objek di CorelDRAW

Ada pertanyaan dari sahabat indoCCom, yang membuat trenyuh hatiku, terasa tratap-tratap perasaan ini.... hehehe, begini pertanyaannya;
Cara memberi warna pada objek bagaimana? Saya sangat newbie
Tidak ada maksud sedikitpun untuk meremehkan seseorang, tapi yang membuat aku trenyuh adalah bahwa diblog ini aku ubek-ubek tentang Cara Memberi Warna Pada Objek di CorelDRAW tidak ada, padahal ini merupakan menu dasar yang paling penting, yang harus difahami oleh setiap calon desainer. 

OK... mari kita ulas Cara Memberi Warna Pada Objek di CorelDRAW;
Pada ilmu grafis kita mengenal 2 macem objek yaitu objek line dan objek kurva, pada ilmu desain grafis dikembangkan lagi menjadi objek terbuka dan objek tertutup, lebih jelasnya lihat pada gambar berikut;



Pada objek terbuka kita hanya bisa memberi warna pada line (outline) saja yaitu dengan klik kanan pada color Palette, lain halnya pada objek tertutup kita bisa memberi warna pada outline dan pada fill (isi) dengan klik (klik kiri) pada Color Palette, lihat gambar dibawah ini;


Sebagai ilustrasi sampeyan bisa lihat langkah-langkah berikut. Suatu misal sampeyan sudah membuat objek seperti gambar dibawah ini;


Ketika sampeyan beri warna misal kuning di Color Palette, ternyata objek tersebut tidak bisa muncul warna kuningnya, kasus seperti ini kemungkinan besar salah satu line pada sudut objek tersebut tidak sambung;


Ok.. kita koreksi, coba sampeyan klik pada Menu Bar > View > Wereframe, untuk melihat tampilan Wereframe;


Kalau kita Zoom In pada salah satu sudutnya ternyata memang benar tidak nyambung;


Cara nyambungnya, sampeyan kudu pakai menu Shape tool (atau tekan F10);


Dan pada Property Bar pilih tombol Join two nodes;


Sehingga sudut tersebut akan sambung;


Dan sekarang kalau kita kembali pada tampilan Enhanced maka warna pada fill (isi) akan terlihat warna kuning, yang tadi sudah kita pilih pada Color Palette;


Seperti ini;

Dan kalau kita Zoom Out dengan tampilan keseluruhan akan terlihat seperti gambar dibawah ini;

Demikian, semoga bisa dimengerti dengan mudah;

Senin, 04 Maret 2013

Membuat Objek dengan Basic Shape tool di CorelDRAW

Dengan Basic Shape tool kita bisa memilih bermacam-macam bentuk objek, termasuk bentuk smile, halilintar, bentuk hati, dan lain-lain. Adapun caranya sebagai berikut;

Klik Basic Shape tool di Toolbox;
 Dan pada Property Bar klik Perfect shapes untuk menentukan pilihan objek yang akan kita buat;

 

Misalnya kita akan membuat objek dengan sudut cekung ke dalam (Scalloped corner) kita klik symbol yang dilingkari merah;


Arahkan mouse di area kerja CorelDRAW klik drag arah diagonal, lepas mouse sehingga akan tercipta objek seperti dibawah ini;

Untuk mengatur lebar sudutnya kita geser tanda titik merah kedalam atau keluar;
Kalau kita geser kedalam sampai mentok hasilnya seperti ini;
Kita juga bisa coba-coba dengan menu yang lain, misalnya Arrow Shape tool untuk menggambar berbagai macam jenis bentuk panah, Flowchart Shapes tool untuk menggambar symbol flowchart, Banner Shapes tool untuk menggambar bentuk yang menyerupai pita atau efek ledakan dan Callout Shapes tool untuk membuat label dan callout yang biasa untuk pelengkap dialog dalam komik.

Minggu, 03 Maret 2013

Membuat Efek Bulu dengan Roughen Brush tool di CorelDRAW

Kemarin lusa ada sahabat yang bertanya melalui inbox tentang cara membuat texture bulu dengan CorelDRAW tentunya, seperti ini pertanyaannya;
mas cranya agar bisa kyag bulu2 yg dibuat Irfan Tomi yg kungfu panda harimau itu gmn??
Keterangan gambarnya seperti dibawah ini, gambar ini adalah karya dari Saudara Irfan Tomi yang di share di Komunutas Pengguna CorelDRAW Indonesia (indoCCom)


Cara menggunakan Roughen Brush tool sebagai berikut;
Sebagai contoh, buar objek kotak dengan Rectangle tool di Toolbox;


Pilih Roughen Brush tool di Toolbox;


Arahkan pointer mouse pada sisi objek, klik jangan dilepas dan geser-geser ke kanan-kiri, kemudian lepas pointer (mouse), seperti gambar dibawah ini kira-kira;


Setelah mouse di lepas akan seperti ini hasilnya;


Sampeyan atur sendiri setting pada Property Bar untuk menghasilkan efek bulu yang berbeda sesuai dengan yang dikehendaki, selanjutnya coba lagi.....

Demikian, semoga sedikit membantu....

Jumat, 01 Maret 2013

Penulisan Text Superscript dan Subscript di CorelDRAW

Text Superscript/Supscript digunakan untuk merubah teks dari ukuran normalnya, biasanya digunakan untuk menuliskan derajat, pangkat, kwadrat atau juga untuk penulisan ordinal numbers seperti 1st, 2nd, 3rd, 4th, 5th, dst.

Cara penulisannya sebagai berikut, sebagai contoh kita tulis text seperti dibawah ini;

Selanjutnya kita akan membuat Superscript dari derajat, pangkat, dsb, caranya, seleksi pada text, selanjutnya klik pada Shape tool di Toolbox;


Kemudian seleksi pada node tiap text yang akan dirubah menjadi  Superscript atau Subscript;

Setelah sudah terseleksi text yang dimaksud klik pada tombol Superscript di Property Bar;

Sehingga ketika tombol Superscript di klik pada setiap text yang terseleksi node-nya akan berubah ukurannya menjadi kecil dan posisinya menjorok keatas, hasilnya akan seperti dibawah ini;
Garis besarnya Superscript untuk memperkecil ukuran text dan menaikkan posisi diatas dan Subscript memperkecil ukuran text dan menurunkan posisi dibawah;

Demikian, semoga bermanfaat.....