Jumat, 04 Januari 2013

Membuat Popular Post Hanya Tumbnail

Posting Tentang dunia perbloggeran lagi, kali ini tentang cara Membuat Popular Post Hanya Tumbnail, secara default blogger menampilkan judul saja, gambar dan judul, gambar judul dan sebagian paragraf pertama, sedangkan untuk menampilkan gambarnya saja kita harus mengakal sendiri, karena blogger tidak menyediakan untuk menampilkan hanya gambarnya saja;

Sekrinsyutnya seperti dibawah ini;


Kalau disorot mouse pada link gambar akan berputar sehingga tampilan gambarnya menjadi besar dan muncul tulisan judul postingan, seperti gambar dibawah ini;


Caranya cukup sederhana, masbro tertarik!!.. ikuti langkah dibawah ini;

Langkah pertama;
Login ke dasbor blogger dengan id masbro sendiri, tambahkan widget Popular Post dengan klik "Tambah gadget" setelah tampil pop up pilih "Entri Populer" dengan  tekan tekan tombol +


kemudian pilih dan atur Konfigurasi Entri Populer seperti gambar dibawah ini, setelah selesai tekan tombol Simpan;



Langkah kedua;
Masuk ke edit html, ingat! jangan centang expand widget biarkan saja, masukkan kode dibawah ini diatas kode ]]></b:skin>

.popular-posts .item-thumbnail{float:left;} 
.popular-posts ul{padding-left:30px;}
.popular-posts ul li {list-style-image: none;list-style-type: none;display:inline;}
.popular-posts ul li img {padding:0px;-moz-border-radius: 5px;-webkit-border-radius: 5px;border-radius: 5px;-webkit-transition: all 0.3s ease;-moz-transition: all 0.3s ease;transition: all 0.3s ease;border: 2px solid #CCC;}
.popular-posts ul li img:hover {border:2px solid #ccc;-moz-transform: scale(1.3) rotate(-360deg) ;-webkit-transform: scale(1.3) rotate(-360deg) ;-o-transform: scale(1.3) rotate(-360deg) ;-ms-transform: scale(1.2) rotate(-360deg) ;transform: scale(1.3) rotate(-360deg);}

Selanjutnya cari kode seperti ini;

<b:widget id='PopularPosts1' locked='false' title='Popular Posts' type='PopularPosts'/>

Kalau sudah ketemu hapus dan ganti dengan kode dibawah ini

<b:widget id='PopularPosts1' locked='false' title='Popular Posts' type='PopularPosts'>
<b:includable id='main'>
<b:if cond='data:title'><h2><data:title/></h2></b:if>
<div class='widget-content popular-posts'>
<ul>
<b:loop values='data:posts' var='post'>
<li>
<b:if cond='data:showThumbnails == "false"'>
<b:if cond='data:showSnippets == "false"'>
<!-- (1) No snippet/thumbnail -->
<a expr:href='data:post.href'><data:post.title/></a>
<b:else/>
<!-- (2) Show only snippets -->
<div class='item-title'><a expr:href='data:post.href'><data:post.title/></a></div>
<div class='item-snippet'><data:post.snippet/></div>
</b:if>
<b:else/>
<b:if cond='data:showSnippets == "false"'>
<!-- (3) Show only thumbnails -->
<div class='item-thumbnail-only'>

<div class='item-thumbnail'>
<a expr:href='data:post.href' expr:title='data:post.title'>
<b:if cond='data:post.thumbnail'>
<img alt='' border='0' expr:height='data:thumbnailSize' expr:src='data:post.thumbnail' expr:width='data:thumbnailSize'/>
<b:else/>
<img alt='' border='0' expr:height='data:thumbnailSize' src='https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg73G9ECX01dQfWodVBXuhl9z4Cz4QKGfWmTIH6xQmZDPgST_9FfVf0iaHUEKlwGi8TCcZclcHkpcryHr43DBfzv0Dd3XVex2PQu-RclUHtFBFKnoSdLucbJK0nO-JwwQZ5ExFIZw0Mbrc/s72-c/default.png' expr:width='data:thumbnailSize'/>
</b:if>
</a>
</div>
</div>
<b:else/>
<!-- (4) Show snippets and thumbnails -->
<div class='item-content'>
<b:if cond='data:post.thumbnail'>
<div class='item-thumbnail'>
<a expr:href='data:post.href' target='_blank'>
<img alt='' border='0' expr:height='data:thumbnailSize' expr:src='data:post.thumbnail' expr:width='data:thumbnailSize'/>
</a>
</div>
</b:if>
<div class='item-title'><a expr:href='data:post.href'><data:post.title/></a></div>
<div class='item-snippet'><data:post.snippet/></div>
</div>
<div style='clear: both;'/>
</b:if>
</b:if>
</li>
</b:loop>
</ul>
<b:include name='quickedit'/>
</div>
</b:includable>
</b:widget>

Dan lihat hasilnya, maka akan seperti sekrinsyut diatas, monggo dicoba.

Rabu, 02 Januari 2013

Memotong-Motong Foto di CorelDRAW

Sering ada pertanyaan dari teman-teman tentang cara memotong atau croping foto dengan CorelDRAW, sebenarnya banyak layanan online untuk yang semacam ini, tapi dengan CorelDRAW kita bisa suka-saka mau dibuat bagainana terserah kita untuk memotong-motong foto, tutorial kali ini hanya untuk mempertegas dari tutorial sebelumnya tentang croping objek bitmap, sebenarnya cara croping seperti ini biasa dipakai untuk memotong pas foto dalam jumlah banyak, yang difoto bareng secara kolektif, misalnya foto dalam pembuatan KTP, Kartu Pelajar dsb...

Langkah-langkahnya sebagai berikut;
Siapkan foto apasaja misal seperti dibawah ini... upst.....!!! hehehe biar gak ngantuk....


Buat beberapa objek segi empat dengan bebas menggunakan Freehand tool yang letaknya di Toolbox;


Setelah selesai, seleksi semua objek kotak kecuali kotak yang lebarnya sesuai dengan objek foto dan klik Combine pada Property Bar dengan tujuan untuk menyatukan semua objek kotak yang terseleksi;


Objek foto terletak dibawah objek yang telah kita buat tadi, kemudian seleksi objek kotak-kotak itu dengan objek foto (seperti gambar dibawah) selanjutnya klik Intersect pada Property Bar;


Setelah kita buat objek foto aslinya dan kita beri warna hitam pada objek kotak yang lebarnya sama dengan foto tadi maka hasilnya seperti gambar dibawah ini;


Coba seleksi objek foto hasil croping tadi, trus sampeyan Break Apart atau tekan Ctrl+K di keyboard maka objek akan terpisah-pisah dan bisa digeser-geser sesuai kehendak;


Demikian, semoga membantu...

Minggu, 30 Desember 2012

Teknik Etsa

Etsa atau Etchant, adalah proses dengan menggunakan larutan asam kuat untuk mengikis bagian permukaan logam yang tak terlindungi untuk menciptakan desain pada logam. Sebagai metode dalam seni grafis, Etsa merupakan teknik paling penting dalam sejarah karya seni grafis Barat (old master prints) dan masih tetap banyak digunakan sampai sekarang.

Sebagai contoh seperti gambar dibawah ini, dalam pembuatannya menggunakan teknit Etsa untuk menciptakan kedalaman pada bidang lekukan;

     Sumber gambar : Galeri indoCCom karya Zainal Kiplo

Caranya tidak sulit, hanya membutuhkan ketekunan dan ketelitian, langkah-langkahnya sebagai berikut:
  • Membuat film (klise)
  • Melapisi logam yang akan di Etsa dengan cara disablon tinta.
  • Pengetsaan
  
Membuat film (klise);
Pada bagian ini CorelDRAW berperan dalam membuat rancangan gambar maket miniatur logam, dan kita cetak dengan printer laser diatas kertas kalkir, hasilnya seperti dibawah ini,



Melapisi logam yang akan di Etsa dengan disablon;
Proses pengabdrukannya bisa lihat disini!, cuma yang dipakai screen halus (T 180 s/d T 200). Setelah proses penyablonan selesai kita keringkan plat diatas kompor, kita pakai penjepit agar tidak panas, usahakan jangan sampai gosong dan melengkung. Setelah itu kita dinginkan, dan pada bagian belakang pelat, kita lapisi dengan cat atau cairan aspal agar tidak ikut tergerus (erosi)

Pengetsaan;
Untuk proses pengetsaan, kita siapkan wadah plastik yang lebarnya kurang lebih dua kali lebar logam. Sebelumnya kita siapkan dulu larutan Etsa:
  • Ferichlorit 2 bagian
  • Air Hangat (bukan panas) 10 bagian
Kita aduk sampai rata, masukkan logamnya, goyangkan perlahan terus, sampai kedalaman yang kita inginkan. Tidak ada ketentuan berapa lama waktu pengetsaan, karena tergantung seberapa dalam yang kita inginkan, dan seberapa pekat larutan yang kita buat. Semakin pekat semakin cepat, tetapi hasil etsa kurang halus. Setelah selesai, kita bersihkan permukaan dan bagian belakang bisa menggunakan amplas, bensin atau thinner, Kalau kita menyablon dengan menggunakan tinta PVC untuk membersihkan atau menghapus menggunakan pelarutnya yaitu Reducer M3.

Demikian....Semoga bermanfaat.
 
Sumber: dari berbagai sumber diolah.

Jumat, 28 Desember 2012

Sambungan Konstruksi Baja

Profesi MasBro desain arsitektur?... kalau sampeyan sedang belajar AutoCAD aku sarankan belajar juga CorelDRAW, karena dengan CorelDRAW sampeyan akan lebih cepat untuk menggambar detail 2D suatu pekerjaan, seperti contoh detail sambungan pada konstruksi baja dibawah ini;


Untuk menggambarnya Tool yang digunakan juga tidak banyak hanya yang seperti gambar dibawah ini;

Monggo di coba, semoga berkenan;

Rabu, 26 Desember 2012

Cara Menyimpan Fountain Fill di CorelDRAW

Misal kita mempunyai beberapa koleksi Fountain Fill (Gradient) yang pernah kita buat sebelumnya akan sangat rugi apabila tidak kita simpan di CorelDRAW (presets), pada tutorial kali ini kita mengulas tentang bagaimana menyimpan warna gradasi atau warna Fountain yang telah kita buat atau pada koleksi Fountain yang kita punya. Fountain fill yang telah kita buat pada objek tertentu tidak akan bisa digunakan lagi pada objek kurva dalam bentuk yang berbeda kalau kita tidak menyimpannya dulu.

Cara menyimpannya sebagai berikut;
Misalnya kita sudah mempunyai beberapa koleksi Fountain Fill (bisa download disini) sebagai contoh yang akan kita simpan seperti dibawah ini;


Seleksi objek dan tekan F10 di Keyboard sehingga tampil kotak perintah Fountain Fill > pada kolom Presets ketik apa saja misal disini kita ketik "Gold Fountain" ini sebagai nama gradient yang kita simpan > klik tanda + untuk menambahkan > klik OK, selesai;


Sekarang cara mengaplikasikan pada suatu objek sebagai berikut;
Sebagai contoh kita akan membuat objek dengan sebagian sudutnya lancip, buat kotak dengan Rectangle tool di Toolbox;



Tekan Ctrl+Q di keyboard kemudian dengan Shape tool di keyboard kita edit sedemikian rupa;


Sampai hasilnya seperti ini;


Untuk mengisi gradient yang telah kita simpan tadi caranya: tekan F11 di keyboard > klik panah drapdown pada pilihan Presets pilih gradient yang telah kita simpan tadi "Gold Fountain" klik OK;


Sehingga hasilnya seperti gambar dibawah ini, selanjutnya duplikat objek tersebut dengan tekan Ctrl+D di keyboard;


Pada Property Bar > Rotate 90 derajat, maka hasilnya seperti ini;


Tekan Alt+Z, Geser objek tersebut kebawah arahkan pada sudut lancip objek lainnya;


Seleksi kedua objek tersebut dan tekan Ctrl+D lagi untuk menduplikat, dan pada Property Bar klik Mirror Horizontally, dan hasilnya akan seperti dibawah ini;


Dan klik Mirror vertically, maka hasilnya akan seperti gambar dibawah ini;


Coba beri background hitam dan beri objek foto pada tengahnya,..... eeeeemmm... sepertinya jadi Border atau Pigura foto yang cantik ...


Demikian, selamat mencoba....

Download Koleksi Fountain CorelDRAW







Untuk menyimpan dan mengaplikasikan pada sebuah objek
petunjuknya intip disini

Tips Memasang Label Stiker CD Agar Pas

Kalau gak salah mungkin MasBro kalau pasang stiker CD dilekatkan dari pinggir dengan mencocokkan tepian CD, cara seperti itu jelas-jelas salah karena pada tepi atau sisi yang lain belum tentu pas. 

Walaupun terbilang sederhana, kadang sebagian dari konco-konco tidak bisa memasang Label Stiker CD pada permukaan CD dengan pas, dan biasanya karena terlanjur nempel jadi tidak bisa dicopot lagi.

Sehingga berakibat;
  1. Tampilan Label Stiker tidak rapih
  2. Rotasi CD tidak seimbang
  3. Sisa kelebihan dari kertas Label Stiker mengganggu rotor Disc reader
  4. Pemboroskan pada CD karena harus dibuang.
Jadi caranya adalah sebagai berikut;
  1. Lepas Label Stiker CD dari kertas lilin.
  2. Pegang Label Stiker CD pada tepi kertas dan jangan sampai memegang sisi lengketnya.
  3. Masukkan jari manis atau telunjuk pada Label Stiker CD tekan sampai melengkung keatas pada tepinya.
  4. Cocokan lubang tengah Label Stiker CD dengan lubang tengah CD dengan jari manis atau telunjuk dan tempel perlahan
  5. Usap bagian lainnya dari tengah kearah tepi hingga merata.
Demikian, semoga bermanfaat.